Senin, 13 Juni 2011

:)

Ya Allah,tabahkan hatiku..

berilah lautan kesabaran dalam menghadapi dia..

aamiin..

[kosong]

Kenapa saya mau turun saat ditanya siapa yang merasa belum mengerjakan tugasnya?

karena menurut saya tugas seorang pemimpin bukan hanya disaat perencanaan namun juga saat persiapan dan pelaksanaan

jadi saya akan tetap turun jika ditanya pertanyaan itu lagi..
sampai..

semua berakhir..

Sabtu, 21 Mei 2011

titiktitiktitik

Dan kita sudah memulai lembaran baru.
Semoga selalu diisi dengan kasih sayang dan keterbukaan.

Tadi malam duduk di Lt. 1 paviliun parahyangan RSHS.
Sangat senang saat diajak ke rumah sakit walaupun hanya sekedar menunggu.
Setelah membaca 9 summers 10 autums dan sempat tertidur (untung bangun) hhe
dan setelah pamit pulang tentunya.
Saya pun balik ke mako untuk rencana lain. (tapi ketiduran)hhe

jadi?
Kita sudah memulai lembaran baru.
Semoga selalu diisi dengan kasih sayang dan keterbukaan. :)

Rabu, 11 Mei 2011

still a long time.. but important :)

Kualitas dan sikap anak-anak kita adalah buah dari model pengasuhan dan pendidikan yang kita terapkan sehari-hari di rumah. Walaupun kita semua pasti mencintai anak-anak kita, tetapi pada prakteknya apa yang kita lakukan secara praktis kepada anak-anak kita terkadang bukan seperti yang kita niatkan. Niat kita baik, tapi tak jarang apa yang kita ucapkan dan sikapkan kepada anak tanpa sengaja merupakan sebuah hal yang buruk dan mempengaruhi perkembangan kejiwaannya.

Daripada terus mengeluh, menyalahkan anak, atau menyalahkan lingkungan; lebih baik kita melakukan refleksi atas apa-apa yang sudah (bukan sekedar harapan) kita pada anak-anak kita. Dalam refleksi itu, ada baiknya kita mengambil inspirasi kembali dari Dorothy Low Noite (“Children Learn What They Live With”). Thanks Dorothy, it’s so inspiring…

Jika anak banyak dicela, ia akan terbiasa menyalahkan..
Jika anak banyak dimusuhi, ia belajar menjadi pemberontak..
Jika anak hidup dalam ketakutan, ia selalu merasa cemas dalam hidupnya..
Jika anak sering dikasihani, ia belajar meratapi nasibnya..
Jika anak dibesarkan dalam olok-olok, ia akan menjadi seorang pemalu..
Jika anak dikelilingi rasa iri, ia tak akan puas dengan apapun yang dimilikinya..

Jika anak dibesarkan dalam pengertian, ia akan tumbuh menjadi penyabar..
Jika anak senantiasa diberi dorongan, ia akan berkembang dengan percaya diri..
Jika anak dipuji, ia akan terbiasa menghargai orang lain..
Jika anak diterima dalam lingkungannya, ia akan belajar menyayangi..
Jika anak tidak banyak dipersalahkan, ia akan senang menjadi diri sendiri..
Jika anak dibesarkan dalam kejujuran, ia akan terbisa melihat kebenaran..
Jika anak ditimang tanpa berat sebelah, ia akan besar dalam nilai keadilan..
Jika anak dibesarkan dalam rasa aman, dia akan mengandalkan diri dan mempercayai orang lain..
Jika anak tumbuh dalam keramahan, ia akan melihat bahwa dunia itu sungguh indah..


sebuah artikel dari kaskus

saya dedikasikan untuk calon orang tua di seluruh dunia
Buah hatimu adalah refleksi dirimu.. jadi besarkan dia dengan segala kebaikan didalam dirimu..

Senin, 09 Mei 2011

menenangkan hati

Sebuah notes dari teman, judulnya "anak kecil bicara cinta -- note ini belum tentu menarik buat anda." Menurut saya sangat bagus karena tulisan tangan sendiri.. ungkapan perasaan, tulisan pengalaman.. So celupkan hatimu dalam es untuk membaca tulisan ini.. kenapa?
karena akan membuat hangat dan nyaman yg membacanya.. Nice notes ca!


Hey readers :D

Sebelum saya posting ini, sempet mikir gimana ya reaksi temen2 yang baca...
Karena.. biasanya sih, setiap saya habis memposting sebuah tulisan berbau bau virus, khususnya virus merah jambu,hape saya harus siap rame..
Rame soalnya beberapa waktu kemudian akan ada sms/telp/pertanyaan/komentar yang gak jauh2 dari :

a) ca, sedang jatuh cinta?
B) ca, CLBK? *cinta lama bersemi kembali*

Atau versi lain
C) ca, CLBK??? *cinta lama belum kelar*

Dan ini nih versi remaja gaul,
D) iyyyyh oChaaAA, agyh agag galau yaAcH caa...


WHAT?
Sudah rek ya. SETOP! *STOP!!*

Ini bukan masalah
sedang jatuh cinta, CLBK, atau pun galau.Ini masalah cinta itu sendiri..

Well,
Bicara masalah cinta, yang katanya adalah hal absurd, saya juga mau bercerita. Mungkin nantinya ikut menambah keabsurdan itu sendiri..
Karena ini pendapat, jadi memang sedikit banyak terlahir karena pengalaman, hasil diskusi *halah,, curhat maksudku*, serta beberapa cerita sana sini dari kawan2 tercinta..
Note ini teruntuk ssemuaa kawaan2ku..

Kata orang entah siapa namanya : Jodoh ga bakal kemana

Nah ini dia..
Saya paling bingung sama kata2 ini.
Memang semua sudah digariskan Oleh-Nya.
Jodoh ga bakal kemana, tapi kalau kita ga kemana - mana?
Terus lapo?
Ya menurutku gak bakal nemu laaahh..
Kalau memang gak mau kemana-mana, kunci diri di dalam kamar dan tunggu kematianmu datang.


Bagi saya, kalimat jodoh ga bakal kemana hanya berlaku bagi orang-orang yang telah berusaha untuk cintanya. Bukan orang yang hanya diam bahkan menutup mata ketika ia menyukai seseorang.

In my opinion, ketika kita benar-benar menyukai seseorang dan merasa ia memang untuk kita, yaa jangan lepaskan dia. Jangan terlalu percaya bahwa melepaskan dia demi (apa yang ga jelas disebut) kebaikannya berarti kita benar-benar mencintai. Ini bukan sedang bermain game yang ada pilihan mengalah yaaa. Berjuanglah.

Eh eh eh..Bukan berarti mengajarkan agresif, no no no.

Apalagi saya mengerti bahwa wanita -yang memang lebih banyak terkesan ditakdirkan buat menunggu- akan terlihat aneh dan tidak enak dipandang ketika ia mengejar-ngejar pria.

Namun, satu hal.
Ketika memang merasakan bahwa ini cintamu/cintaku/cinta kita, maka kejarlah. Dengan cara kita sendiri tentunya.Setiap orang punya cara berbeda, ada yang blak blakan, malu-malu kucing, atau malu malu cap kuda *halah, opo iki*

Buat apa sih berusaha untuk cinta?
Bagiku, satu hal, agar tidak menyesal.
Seperti yang pernah saya dengar dari seseorang. Ia berkata "suatu hari seseorang akan lebih menyesali atas apa yang ia tidak lakukan ketimbang kesalahan yang pernah ia lakukan"
Karena itu, kejarlah, meski itu hanyaaaa untuk sebuah kelegaan hati..

Mencoba untuk mendekati seseorang ternyata gak selamanya negatif. Banyak yang bisa kita dapat.

Ketika kita memang akhirnya ditakdirkan oleh-Nya, kita mendapat cinta.

Jika tidak?
Sebenarnya kita telah belajar memahami orang lain. Karena selama mencoba dekat dengan seseorang, otomatis kita berusaha mengetahui segalanya.. Dari apa kelebihan hingga kekurangannya. Bahkan terkadang kita bisa melihat kekurangannya sebagai kelebihan yang 'aneh'.
Selain itu, selama kita mengarahkan PDKT ke arah benar, kita akan berubah menjadi lebih baik.
BERUBAH? Ya berubah.

Sedikit ilustrasi :
Ketika itu, saya suka dengan seseorang. Seseorang yang saya anggap memang hebat, banyak hal positif dari dirinya yang saya suka. Nah dari situ ada keinginan untuk mengimbangi.
Datanglah saya pada seorang teman. Teman saya berkata :
"Never try to change yourself to make someone fall in love with you.."Saya berpikir..Just be yourself ya.. Jangan berubah demi orang lain..

Ups..
Entah kenapa saya agak ngerasa tidak setuju dengan ucapan 'just be yourself' dalam masalah mendekati lawan jenis.
Kalau memang perubahan itu mengajarkan kebaikan? Apa perlu saya menolaknya?
Jika kita awalnya adalah orang penuh kebencian, ketika suka sama seseorang, apa kita harus tetap keukeuh mempertahakan jiwa benci?

Ah, tidak.
Akhirnya saya mencoba perlahan untuk berubah.

Akhirnya?
Ketika memang cinta itu bukan milik saya, saya bisa bersyukur, ada kebaikan yang saya dapat ketika menyukainya.Meski di tengah perubahan diri, ada niat yang harus diluruskan.

Bagaimanaaa kalau ngejar tapi teteepppppp gak entuk?
Ya luapkan itu.
Jangan simpan sendirian. Kamu boleh menangis. Kalau menangis memang melegakan, kenapa tidak? Toh air mata diciptakan bukan sebagai cadangan minuman, *koyok unta aja nyimpen punuk buat minum*

Menangislah, jangan menahannya. Karena air mata yang keluar bisa dihapuskan, namun air mata hati? Ini bisa membekas dalam.
Memang kadang-kadang yaa dalam urusan cinta, kita jarang menang..
Tapi ketika cinta itu tulus,Meski kita terlihat kalah, sejatinya tetap menang karena kita patutnya bisa bahagia..
Bisa mencintai seseorang lebih banyak, kita memberi lebih.. Dan mencoba untuk percaya :

"Dan suatu saat, akan ada waktu buat kita untuk berhenti mencintai seseorang bukan karena dia berhenti mencintai kita tetapi karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.."

*Nah ini, agak munak, tapi saya mempercayainya :p *


Jika tetap tidak berhasil setelah meluapkan?
Maka maafkan dia.
Lepaskan diri, dan biarkan diri ini masuk ke dunia nyata lagi dan....Mencari cinta!!

Obat orang patah hati yang mujarab adalah jatuh cinta LAAGIIII :p

Mungkin ajaaa kita menemukan cinta dan kehilangannya… tapi ketika cinta itu mati...
Apa perlu kita mati bersama tuh cinta?G A K !

Kata orang bijak "orang kuat bukan mereka yang selalu menang, melainkan mereka yang bisa bangkit setelah terjatuh"

Entah mbuh yak opo carane, kita harus belajar tentang diri kita sendiri dan selalu memperbaikinya. Berusaha menyadari bahwa penyesalan itu tidak seharusnya terjadi. Yang harusnya ada adalah penghargaan kita terhadap pilihan yang pernah kita pilih dulu.

Belum punya pacar?
Bukan berarti belum menemukan cinta..
Coba lihat sekeliling.

Kata mama saya "kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang paling menyakiti hatimu dan suering bikin kamu menangis.."
Itu dia kenapa ada banyak sinetron atau cerita-cerita yang bertemakan 'benci jadi cinta"
Karena memang itu adanya.
Jangan buenci setengah matiii,, ntar jadi cintaaa yang gak bisa kamu tinggali :p

Dan kata mama saya lagi "terkadang teman yang menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari"
Ups, ini yang sering tertinggal.
Apa pernah merasa :
Ada teman yang selalu mengingatkan dan mengerti ketika kita sering lupa.
Ia selalu mau menunggu lama ketika kita bilang "tunggu bentar ya"
Ia tetap di depan pintu kamar ketika kita mengusirnya
Ia membawakan banyak makanan untuk menghibur kita ketika kita mogok makan, meski ia tahu kita akan membuang makanan itu
Ia mencoba menjadi seperti badut ancol dan bertingkah sok lucu ketika kita menangis kencang
Ia menanti kita tersenyum
Ia siap memberikan lap kering jika kita menangis lagi
(?)

Nah itu mungkin cinta kita.

Terkadang memang banyak yang tidak tampak dengan kasat mata..
Mencoba memahami dengan hati itu lebih penting timbang sekedar menangkap dari kemampuan panca indra..
Kenangan yang terbentuk memang tak bisa dihapuskan, namun kita harus bisa memakluminya ketika memori itu tak bisa kembali..

JADIIIII.. Cintaa itu (menurut saya)..
Bukan masalah melupakan, namun memaafkan..
Bukan sekadaaarrrr mendengarkan, namun mengerti.
Bukan hanya melihat, namun juga merasakan..

Dan..

Cinta HARUS mengajarkan kita untuk menjadi lebih baik :)


*ditulis dengan hati, eh bukan! dengan jari, namun sepenuh hati :p*

Osaliana Budiarto
1308100013
120912140

*tulisan ini juga bukan tugas mata kuliah semacam prose, esai*
Hahaha :p


*ditulis dengan seadanya saya,

Oca :)

Minggu, 08 Mei 2011

If you're not the one

If you're not the one then why does my soul feel glad today?
If you're not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all?

I never know what the future brings
But I know you're here with me now
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with

I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?

If I don't need you then why am I crying on my bed?
If I don't need you then why does your name resound in my head?
If you're not for me then why does this distance maim my life?
If you're not for me then why do I dream of you as my wife?

I don't know life so far away
But I know that its just a trip
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I'm praying you're the one I'Ve build my home with
I hope I love you all my life

I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

'Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
'Cause I love you, whether it's wrong or right
And though I can't be with you tonight
You know my heart is by your side

I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

my saturday night at nav dapla with my funny friends :)

Sabtu, 07 Mei 2011

Sekedar info penting, silahkan dibaca.. ^^

Dalam melamar, seorang muslim dianjurkan untuk memperhatikan beberapa sifat yang ada pada wanita yang akan dilamar, diantaranya:

Wanita itu disunahkan seorang yang penuh cinta kasih. Maksudnya ia harus selalu menjaga kecintaan terhadap suaminya, sementara sang suami pun memiliki kecenderungan dan rasa cinta kepadanya.

Selain itu, ia juga harus berusaha menjaga keridhaan suaminya, mengerjakan apa yang disukai suaminya, menjadikan suaminya merasa tentram hidup dengannya, senang berbincang dan berbagi kasih sayang dengannya. Dan hal itu jelas sejalan dengan firman Allah Ta'ala,

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan Dia jadikan di antara kalian rasa kasih dan saying. (ar-Ruum:21).

Disunahkan pula agar wanita yang dilamar itu seorang yang banyak memberikan keturunan, karena ketenangan, kebahagiaan dan keharmonisan keluarga akan terwujud dengan lahirnya anak-anak yang menjadi harapan setiap pasangan suami-istri.

Berkenaan dengan hal tersebut, Allah Ta'ala berfirman,
Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa'. (al-Furqan:74).

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
Menikahlah dengan wanita-wanita yang penuh cinta dan yang banyak melahirkan keturunan. Karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian pada hari kiamat kelak. Demikian hadist yang diriwayatkan Abu Daud, Nasa'I, al-Hakim, dan ia mengatakan, Hadits tersebut sanadnya shahih.

Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu seorang yang masih gadis dan masih muda. Hal itu sebagaimana yang ditegaskan dalam kitab Shahihain dan juga kiab-kitab lainnya dari hadits Jabir, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bertanya kepadanya,

Apakah kamu menikahi seorang gadis atau janda? dia menjawab,"Seorang janda."Lalu beliau bersabda, Mengapa kamu tidak menikahi seorang gadis yang kamu dapat bercumbu dengannya dan ia pun dapat mencumbuimu?.

Karena seorang gadis akan mengantarkan pada tujian pernikahan. Selain itu seorang gadis juga akan lebih menyenangkan dan membahagiakan, lebih menarik untuk dinikmati akan berperilaku lebih menyenangkan, lebih indah dan lebih menarik untuk dipandang, lebih lembut untuk disentuh dan lebih mudah bagi suaminya untuk membentuk dan membimbing akhlaknya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sendiri telah bersabda,

Hendaklah kalian menikahi wanita-wanita muda, karena mereka mempunyai mulut yang lebih segar, mempunyai rahim yang lebih subur dan mempunyai cumbuan yang lebih menghangatkan.

Demikian hadits yang diriwayatkan asy-Syirazi, dari Basyrah bin Ashim dari ayahnya, dari kakeknya. Dalam kitab Shahih al_Jami' ash_Shaghir, al-Albani mengatakan, "Hadits ini shahih."

Dianjurkan untuk tidak menikahi wanita yang masih termasuk keluarga dekat, karena Imam Syafi'I pernah mengatakan, "Jika seseorang menikahi wanita dari kalangan keluarganya sendiri, maka kemungkinan besar anaknnya mempunyai daya piker yang lemah."

♥. Disunahkan bagi seorang muslim untuk menikahi wanita yang mempunyai silsilah keturunan yang jelas dan terhormat, karena hal itu akan berpengaruh pada dirinya dan juga anak keturunannnya. Berkenaan dengan hal tersebut, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscahya kamu beruntung. (HR. Bukhari, Muslim dan juga yang lainnya).

Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu taat beragama dan berakhlak mulia. Karena ketaatan menjalankan agama dan akhlaknya yang mulia akan menjadikannya pembantu bagi suaminya dalam menjalankan agamanya, sekaligus akan menjadi pendidik yang baik bagi anak-anaknya, akan dapat bergaul dengan keluarga suaminya.

Selain itu ia juga akan senantiasa mentaati suaminya jika ia akan menyuruh, ridha dan lapang dada jika suaminya memberi, serta menyenangkan suaminya berhubungan atau melihatnnya. Wanita yang demikian adalah seperti yang difirmankan Allah Ta'ala,

"Sebab itu, maka wanita-wanita yang shahih adalah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminyatidak berada di tempat, oleh karena Allah telah memelihara mereka". (an-Nisa:34).

Sedangkan dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
"Dunia ini adalah kenikmatan, dan sebaik-baik kenikmatannya adalah wanita shalihah". (HR. Muslim, Nasa'I dan Ibnu Majah).

Selain itu, hendaklah wanita yang akan dinikahi adalah seorang yang cantik, karena kecantikan akan menjadi dambaan setiap insan dan selalu diinginkan oleh setiap orang yang akan menikah, dan kecantikan itu pula yang akan membantu menjaga kesucian dan kehormatan. Dan hal itu telah disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam hadits tentang hal-hal yang disukai dari kaum wanita.

Kecantikan itu bersifat relatif. Setiap orang mempunyai gambaran tersendiri tentang kecantikan ini sesuai dengan selera dan keinginannya. Sebagian orang ada yang melihat bahwa kecantikan itu terletak pada wanita yang pendek, sementara sebagian yang lain memandang ada pada wanita yang tinggi.

Sedangkan sebagian lainnya memandang kecantikan terletak pada warna kulit, baik coklat, putih, kuning dan sebagainya. Sebagian lain memandang bahwa kecantikan itu terletak pada keindahan suara dan kelembutan ucapannya.
Demikianlah, yang jelas disunahkan bagi setiap orang untuk menikahi wanita yang ia anggap cantik sehingga ia tidak tertarik dan tergoda pada wanita lain, sehingga tercapailah tujuan pernikahan, yaitu kesucian dan kehormatan bagi tiap-tiap pasangan.

--------
Sumber: Fikih Keluarga, Syaikh Hasan Ayyub, Pustaka Al-kautsar